kuotie recommended di kawasan petak enam
aku ke kawasan ini sbnrnya gak cuman menikmati suasananya, bbrp kalinya kesini tentu saja utk mengisi perut yg lapar & menghilangkan dahaga guyz, nah utk soal makanan, kuotie lah mnrtku pilihan yg tepat kali ini. setiap kali makan kuotie, aku sll mencocolnya dng saus dr si penjual, point ini penting guyz utkku dlm me-review makanan ini. hmmm sausnya ini asem kental gak pedas, tumbukan bwg putih diatasnya beraroma pekat shg sesudah minum pun rasanya akan ttp ada loh guyz. hehe
Selama ini aku cuma pernah mencoba kuotie di salah satu restoran karena itu favorit keluargaku. Kali ini aku tertarik mencoba kuotie dari restoran yang berbeda buat membandingkan rasanya. Tempatnya berupa kedai di dalam Petak Enam namun cukup higienis. Seluruh stall dilapisi plastik dan cuma ada lubang kecil buat ngambil makanan. Aku mencoba : 1. Kuotie Isi 5 (IDR 30k) Aku suka kulit kuotienya yang nggak terlalu tebal. Selain ktu dagingnya pasat dan sayurnya sedikit sehingga sekali gigit langsung terasa dagingnya. Sebenarnya sih daging cincangnya enak. Rasa gurih dari bawang putihnya cukup terasa. Dagingya juga nggak berbau. Namun kalau kulitnya sedikit.lebih renyah lagi mungkin lebih enak. Mungkin ini tergantung preferensi (karena aku terlalu influenced sama kuotie yang biasa kumakan, namun aku kurang suka isian yang di sana karena sayurnya banyak), namun aku merasa minyak wijen dan jahenya nggak berasa.
Kangen sama kuotieh mampir aja disini. Dijualnya dua modelnyaitu panggang atau goreng. Jarga sama semua 33k isi 5pc. Kebetulan pas saya order sudah tidak seramai sebelumnya. N mereka susah prepare duluan jadi langsung disajikan. Saya beli seporsi isi 5 yg dipanggang. Enak masih lumayan hangat. Isiannya pun berasa apalagi wangi babinya khas kuotieh banget. Dimakan sama sambalnya yg sudah di campur bawang putih. Makin enak lagi jadinya.. selain buat dijadikan cemilan aja. Kuotieh ini enak juga makan sama nasi putih